Menu Close

30 Tahun Perjalanan PT Kepuh Kencana Arum dalam Menjaga Kualitas Produk dan Kepercayaan Pelanggan

PT Kepuh Kencana Arum

Genap 30 tahun sudah PT Kepuh Kencana Arum (PT KKA) menjaga kepercayaan pelanggan dengan menyediakan produk berkualitas dan dilakukan secara kontinu.

Karena komitmennya, kini Kepuh Kencana Arum menuai kesuksesan dengan menjadi salah satu produsen baja ringan atau roll former terbesar di Indonesia.

Namun, bukan hal mudah untuk meraihnya. Perjalanan panjang telah ditempuh dengan berbagai rintangan yang menghadang.

Berawal dari Berdagang Emas hingga ke Ranah Industri

Sebelumnya, Bpk. Rudyanto selaku CEO PT Kepuh Kencana Arum mengawali bisnisnya bukan di bidang industri baja ringan. Melainkan penjualan emas, tepatnya sekitar tahun 1971.

Kemudian sekitar tahun 1980-an, usaha merambah ke dunia pertanian hortikultura, yaitu berupa kebun buah-buahan di Desa Kepuhanyar, Mojokerto, Jawa Timur. Nama daerah usaha pertanian itu pun tercantum di PT. Kepuh Kencana Arum sampai sekarang.

Foto Lama Pabrik KKA
Foto Lama Pabrik KKA (dok. KKA)

Semua berawal dari informasi bahwa di Taiwan terdapat pabrikan bagus yang dapat menyediakan dan membuat mesin atap berkualitas. Lalu berangkatlah Bpk. Rudyanto ditemani Bpk. Bp Jimmy Njotoharsojo untuk mencari keberadaan pabrik mesin tersebut.

Pencarian pun membuahkan hasil karena ditemukan satu pabrik yang dapat membuat mesin atap berkualitas (digunakan hingga saat ini). Saat itu, ada 3 mesin yang dipesan yang terdiri dari 2 mesin atap dan 1 mesin floordeck (dak lantai).

Tantangan Pertama PT Kepuh Kencana Arum

Setahun kemudian, mesin selesai dan pemasaran produk atap mulai dijalankan. Tetapi ternyata tidak semudah itu untuk menjalankannya. Terlebih produk seperti atap gelombang belum populer seperti sekarang.

Foto Lama Proses Produksi Atap PT KKA
Foto Lama PT KKA Proses Produksi Atap dok. KKA)

Bahkan saat itu pemasaran dilakukan oleh Bpk. Rudyanto sekeluarga ketika mereka berlibur dengan menyebarkan brosur pada proyek maupun kontraktor.

Beberapa waktu berlalu saat anak sulung Bpk. Rudyanto, Bpk. Henry Setiawan (Presiden Director KKA) yang masih kuliah pun akhirnya ikut terjun untuk memasarkan produk.

Saat itu, Bpk. Henry belajar memasarkan produk dari sang ayah, menawarkannya ke sejumlah kontraktor. Ia juga keliling untuk mencari proyek yang ada di sekitar Surabaya, Pasuruan, Gresik, dan Sidoarjo di sela-sela waktu kuliah.

Secercah Harapan KKA Mulai Muncul

Satu tahun berlalu, Bpk. Henry mulai kewalahan karena pesanan produk KKA sudah mulai meningkat. Saat itulah ia melakukan recruitment untuk pertama kalinya di tim penjualan, Bpk Robby yang terpilih. Sama-sama masih di bangku kuliah, mereka berdua pun bekerja sama untuk memasarkan produk.

Berbagai inovasi yang telah dilakukan PT Kencana Kepuh Arum, seperti atap model KR-5 yang memiliki interlocking untuk mengurangi risiko kebocoran pun menuai hasil.

Begitu pula dengan rangka atap baja ringan yang dilengkapi dengan rib atau kisi-kisi produk dengan bentuk arrowhead (mata panah), yang mampu mengurangi efek puntir serta lendutan.

Kanal C Baja Ringan KENCANA produk KKA
Kanal C Baja Ringan Produk KKA (dok. KKA)

Perlahan tapi pasti, KKA semakin dipercaya oleh pelanggan dan mendapat lebih banyak order. Akhirnya PT. Kepuh Kencana Arum melebarkan sayapnya dengan membangun pabrik di Bogor. Perusahaan di area Jakarta pun mulai dioperasikan.

Krisis Moneter Tak Membuat PT Kepuh Kencana Arum Menyerah

Tahun 1997 saat terjadi krisis ekonomi, permintaan barang turun drastis dan banyak perusahaan gulung tikar.

Pabrik Kepuh Kencana Arum
Foto Lama Pabrik KKA (dok. KKA)

Kepuh Kencana Arum pun mengalami masalah yang cukup pelik, karena mendapatkan pesanan dari pelanggan, namun belum sempat disuplai. Terlebih lagi harga bahan baku  mengacu pada US Dollar, sehingga KKA mengalami kerugian sangat besar.

Namun CEO KKA memegang prinsipnya untuk tetap membangun kepercayaan pelanggan  dengan menyuplai produk pada mereka apapun konsekuensinya.

Ternyata keputusan tersebut tak salah. Sebab setelah sekitar 2 tahun, akhirnya nilai valuta asing kurs Rupiah dan US Dollar saat itu mulai membaik. Pemulihan ekonomi perusahaan pun terjadi dan KKA berhasil lolos dari krisis yang terjadi tahun 1997-1999.

Beberapa tahun berlalu, PT Kencana Kepuh Arum semakin berkembang. Pendirian pabrik di Makassar dan di Semarang dilakukan. Jaringan pemasaran di kota-kota besar di Indonesia pun dibuka untuk lebih mendekatkan diri dengan konsumen, serta lebih cepat dalam melayani  dan memenuhi permintaan konsumen.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *