Korosi dan karat adalah dua proses kimia yang sama-sama mengakibatkan disintegrasi material, khususnya logam (termasuk baja ringan). Fenomena ini pun merupakan pemandangan umum yang terjadi di galangan kapal, kendaraan terbengkalai, bangunan rusak, hingga pabrik.
Walau sama-sama bisa menghancurkan suatu material karena reaksi oksidasi, namun dua istilah tersebut sebenarnya punya beberapa perbedaan.
Perbedaan Korosi dan Karat
Sederhananya, korosi adalah jenis oksidasi, sementara karat merupakan bagian dari korosi. Perbedaan utama dari dua proses disintegrasi material tersebut yaitu, korosi terjadi akibat pengaruh bahan kimia dan memengaruhi banyak bahan. Sedangkan karat proses oksidasinya dipercepat oleh bahan kimia tertentu, biasanya dipengaruhi oleh zat besi.
Jika dijabarkan, berikut ini adalah beberapa perbedaan antara karat dan korosi, seperti dirangkum dari laman BYJU’S dan Vedantu.
- Proses
Korosi merupakan oksidasi logam dan non-logam, sehingga mengakibatkan kerusakan dan degradasi bahan yang tidak disengaja oleh lingkungannya.
Karat adalah bagian dari korosi dan merupakan proses kimiawi yang menghasilkan pembentukan lapisan merah maupun jingga di permukaan logam.
- Substansi yang Terkena Dampak
Jika korosi bisa terjadi pada beberapa permukaan substansi, seperti kulit, kayu, logam, dan lain sebagainya. Beda lagi dengan karat yang biasanya terjadi pada permukaan besi serta paduannya.
- Penyebab
Penyebab korosi bisa terjadi saat suatu substansi terkena udara atau beberapa bahan kimia, seperti HCl, H2SO4, serta zat asam dan basa kuat lainnya. Sementara karat, terutama terjadi ketika logam terkena udara dan kelembapan.
Baca juga: Perlukah Baja Ringan Dicat untuk Cegah Terjadinya Korosi?
- Zat yang Terbentuk
Korosi bisa menghasilkan pembentukan oksida, hidroksida, dan sulfida dari unsur-unsur dalam substansi. Beda halnya saat karat terjadi, yang hanya membentuk oksida besi.
- Warna
Senyawa atau lapisan yang dibentuk korosi bisa membentuk beberapa warna, seperti biru, hijau, dan lainnya. Sedangkan pengkaratan membentuk karat yang berarna merah jingga.
***
Berdasarkan ulasan tersebut, walau sama-sama reaksi oksidasi, pada dasarnya korosi dan karat berbeda. Jadi, jangan sampai salah lagi, ya!