Siswa-siswi kelas X dan beberapa guru SMK Negeri 1 Sidoarjo melakukan Kunjungan Industri (KI) atau Visit Industrial ke pabrik PT Kepuh Kencana Arum (PT KKA), produsen baja ringan yang telah didirikan lebih dari 30 tahun pada Selasa, 20 Desember 2022.
Didampingi pihak PT KKA, mereka diajak untuk lebih mengenal dunia industri lebih jauh sekaligus melihat proses produksi baja ringan yang diproduksi oleh PT Kepuh Kencana Arum.
Sambil mengelilingi pabrik PT Kepuh Kencana Arum, baik murid maupun guru-guru SMKN 1 Sidoarjo dijelaskan bagaimana pembentukan beragam profil baja ringan yang diproduksi PT KKA, di antaranya kanal C, reng, hingga atap (penutup).

Sejalan dengan itu, memang penting memperkenalkan dunia industri sejak dini penting bagi pelajar, agar mereka mendapat bekal pengetahuan setelah lulus nanti.
Sementara itu, Lilies Purbandaru selaku National Plant Manager PT Kepuh Kencana Arum berujar, kegiatan Kunjungan Industri merupakan kerjasama yang mutualisme alias saling menguntungkan.
“Sebenarnya juga ini kerjasama yang mutualisme. Karena kami juga membangun kepercayaan pelanggan, mengedukasi pelanggan,” ujar Lilies.
Menurutnya, hal itu sesuai dengan value perusahaan, yaitu kejujuran, yang telah disampaikan ketika memberi arahan awal untuk rombongan SMKN 1 Sidoarjo.
“Salah satunya tadi saya sampaikan di presentasi kalau value dari perusahaan kita adalah kejujuran, di mana kejujuran itu tidak hanya kejujuran orangnya. Tapi kami wujudkan dalam produk kita,” jelasnya.

“Jujur dalam dimensinya, jujur dalam ketebalannya yang zaman sekarang ini marak terjadi. Istilahnya banyaknya beredar produk banci, jadi ketebalannya di bawah standar dari SNI,” lanjut Lilies.
Di mana produk banci atau abal-abal itu jelas merugikan para pengguna baja ringan. Sehingga perlu adanya edukasi, salah satunya melalui kegiatan Visit Industrial.
“Itu yang akan jelas merugikan konsumen dan merugikan pelanggan. Jadi melalui acara ini kita bisa mengedukasi mereka mulai dari sekolah. Nanti diharapkan dari edukasi yang positif ini menyebar ke masyarakat kalau Kepuh, ZINIUM®, khususnya juga tidak menjual produk banci,” tuturnya.
Mengingat banyaknya manfaat yang didapat dan peserta cukup antusias, kegiatan Kunjungan Industri ini akan terus dijalankan. Buktinya adalah beberapa peserta dari sekolah kejuruan dari Sleman, Gresik, hingga Lamongan pernah berkunjung.

Selain itu, menurut Lilies tak hanya siswa-siswi, para pengajar SMKN 1 Sidoarjo pun membutuhkan upgrade informasi bagaimana dunia industri yang sesungguhnya.
“Karena memang kelihatannya animo dari para peserta juga sangat antusias karena juga sebenarnya sisi mereka itu kadang-kadang kalau saya ngobrol dengan bapak ibu gurunya, tidak hanya muridnya yang butuh gambaran secara jelas kondisi di lapangan, kondisi di dunia kerja,” kata Lilies.
“Tapi juga meng-upgrade para gurunya untuk memberikan paradigma-paradigma baru yang kemungkinan tidak ada dalam teori, dalam text book tidak ada. Tapi nyata ada di dunia kerja, sehingga bisa meng-upgrade kemampuan dari guru-gurunya juga,” tambahnya.
Adapun untuk para calon peserta yang berminat melakukan Kunjungan Industri di PT Kepuh Kencana Arum terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran seminggu sebelum kegiatan.
“Jadi kita juga membuka diri untuk sekolah-sekolah, SMK terutama juga ada rumah-rumah vokasi dan mungkin kalau ada di perguruan tinggi kita juga welcome,” ungkapnya.
“Pasti daftar dulu karena kita juga nggak selalu kosong. kita selalu sibuk. Jadi kita sesuaikan jadwal. Sebaiknya kalau nggak salah 1 minggu sebelum acara sudah ada surat masuk, sehingga kita bisa memasukkan dalam schedule kita,” sebut Lilies.***