Memasuki semester kedua 2026, KENCANA Group mengajak karyawan melihat kembali pentingnya cara pandang positif dalam bekerja. Bukan hanya untuk menjaga semangat, tetapi juga untuk membangun respons yang lebih tepat saat menghadapi dinamika pekerjaan sehari-hari.
Melalui rangkaian semester meeting 2026, KENCANA Group menekankan bahwa produktivitas kerja tidak hanya bergantung pada kemampuan menyelesaikan tugas. Produktivitas juga tumbuh dari cara seseorang memahami situasi, mengelola respons, dan tetap terhubung dengan tujuan bersama.
Dengan mengusung semangat “Honoring Heritage, Building the Future”, kegiatan ini menjadi momentum bagi karyawan untuk memperkuat fokus, membangun sikap yang lebih adaptif, dan menjaga kolaborasi dalam menghadapi paruh kedua tahun 2026.
Cara Pandang Positif dalam Menghadapi Dinamika Kerja

Dalam sesi bertema “Happiness at Work for Productivity”, KENCANA Group menghadirkan Eric Siregar dari Smyle Consulting. Sesi ini mengajak karyawan memahami bahwa kebahagiaan dalam bekerja tidak hanya berkaitan dengan suasana yang menyenangkan.
Lebih dari itu, kebahagiaan di tempat kerja juga berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengelola pikiran, perasaan, dan respons. Saat karyawan memiliki cara pandang yang lebih positif, mereka dapat melihat tantangan dengan lebih jernih dan mengambil sikap dengan lebih tenang.
Respons yang Tepat Membantu Produktivitas Tetap Terjaga
Eric menekankan bahwa setiap orang tidak selalu dapat mengendalikan keadaan di luar dirinya. Namun, setiap individu tetap memiliki kendali atas cara merespons situasi tersebut.
“Kita tidak bisa mengendalikan cara pandang orang lain terhadap kita, tapi kita bisa mengendalikan respons kita terhadap hal tersebut,” ujar Eric.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa produktivitas kerja tidak hanya lahir dari kondisi yang nyaman. Dalam situasi yang menantang, respons yang tepat justru membantu karyawan tetap profesional, tenang, dan terarah.
Bagi KENCANA Group, kemampuan mengelola respons menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan kerja yang lebih sehat. Saat karyawan mampu merespons dengan baik, komunikasi dapat berjalan lebih terbuka dan pekerjaan tetap bergerak sesuai tujuan bersama.
Mindset yang Selaras dengan Tujuan Bersama
Selain membahas respons, sesi ini juga membahas pentingnya mindset dalam bekerja. Eric menjelaskan bahwa perusahaan memiliki sistem, strategi, dan Standard Operating Procedure (SOP) sebagai pedoman kerja.
Namun, sistem tersebut perlu didukung oleh cara pikir karyawan yang selaras. Dengan begitu, setiap arahan tidak hanya dipahami sebagai aturan, tetapi juga sebagai bagian dari proses untuk mencapai tujuan bersama.
“Kalau di perusahaan itu ada SOP, ada sistem. Nah, kalau di manusia itu namanya mindset,” jelas Eric.
Melalui pesan tersebut, karyawan diajak melihat pekerjaan bukan sekadar rutinitas. Setiap peran memiliki kontribusi dalam menjaga ritme kerja, memperkuat koordinasi, dan mendukung langkah perusahaan di semester kedua 2026.
Baca juga: Pelatihan APAR Bekali Karyawan Hadapi Potensi Risiko Kerja
Interaksi Tim untuk Memperkuat Sinergi

Rangkaian semester meeting juga menghadirkan games interaktif yang melibatkan karyawan secara langsung. Melalui aktivitas sederhana, peserta diajak melatih fokus, komunikasi, dan kerja sama dalam suasana yang lebih ringan.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi tidak selalu tumbuh dari forum formal. Interaksi yang sederhana juga dapat membantu karyawan lebih saling mengenal, memahami cara komunikasi satu sama lain, dan membangun kedekatan dalam tim.
“Perlunya komunikasi, perlunya saling mengenal itu kan membuat sinergitas. Kinerja perusahaan jadi lebih baik,” ujar Eric.
Melalui semester meeting 2026, KENCANA Group menegaskan bahwa budaya kerja yang kuat menjadi fondasi penting untuk menjaga konsistensi dan kualitas dalam setiap langkah perusahaan. Semangat ini menjadi bagian dari komitmen KENCANA Group untuk terus bertumbuh, beradaptasi, dan memberi kontribusi terbaik bagi pembangunan Indonesia.***