Menu Close

Awas! 5 Hal Sepele Ini Bikin Baja Ringan Berkarat

baja ringan berkarat

Baja ringan berkarat menjadi salah satu hal yang paling dikhawatirkan oleh sebagian besar orang. Sebab, peristiwa ini akan menjadi penyebab struktur bangunan melemah dan risiko terjadinya ambruk pun lebih besar.

Tetapi sayangnya, tidak banyak yang menyadari bahwa penyebab karat pada baja ringan kadang terjadi karena suatu hal yang dianggap remeh.

Setelah struktur bangunan menjadi lemah dan terlanjur ambruk, tak sedikit orang justru menuding bahwa menggunakan semua merek baja ringan kurang aman.

Padahal sebelum memberi tudingan, tidak ada salahnya untuk mengetahui tentang hal-hal sepele yang bisa membuat baja ringan berkarat seperti berikut.

Goresan

Goresan pada baja ringan bisa terjadi karena alat kerja.  Akibat dari hal ini, lapisan penahan karat (coating) akan terbuka dan bebas bersinggungan langsung dengan oksigen. Akhirnya, proses oksidasi yang dapat menyebabkan karat akan lebih mudah terjadi.

Gerinda

Pemotongan baja ringan menggunakan mesin gerinda juga bisa menimbulkan karat. Jika hal ini terjadi, maka segera lakukan pelapisan ulang baja ringan menggunakan cat anti-karat.

Air Semen

Adonan semen pun dapat menjadi penyebab  terjadinya  karat pada baja ringan. Khususnya jika air semen dengan pH 12 pH 13 yang menempel pada permukaan material. Hal ini karenakan  reaksi kimia yang berpotensi  mengurangi daya tahan  coating.

Adapun pencegahan yang dapat dilakukan adalah melindungi baja ringan dari proses pengerjaan beton maupun semen dengan kadar pH kurang  dari 12.

Hindari pula untuk mengaplikasikan semen pada genteng nok secara langsung di atas rangka baja ringan. Solusinya, beri lapisan kedap air sebagai pembatas di antara keduanya.

Larutan Asam

Biasanya, larutan asam terkandung dalam produk pembersih lantai dan keramik. Jenis cairan ini sangat reaktif jika bersinggungan langsung dengan permukaan baja ringan.

Akibatnya, coating akan terkelupas dan proses oksidasi yang dapat mempermudah pengkaratan pun terjadi.

Agar karat tak mudah terjadi, pastikan untuk meletakkan baja ringan di tempat kering dan jauh dari larutan asam.

Cuaca

Meskipun diklaim sebagai material yang kokoh, baja ringan belum sepenuhnya mampu menahan terpaan hujan dan panas secara terus menerus.

Cuaca di Indonesia yang tidak menentu dan cukup  ekstrem pun dapat menggerus daya tahan coating baja ringan.

Sebagai solusinya,  gunakan baja ringan berkualitas dengan lapisan / coating minimal AZ 100 gram/m2 agar baja ringan tahan karat.

Hindari pula untuk memasang rangka atap, rangka dinding, atau pun rangka plafon saat musim penghujan.

Selain itu, terapkan teknik penyimpanan untuk mencegah baja ringan berkarat seperti berikut.

  • Simpan material di tempat kering dan gunakan penumpu supaya tidak bersinggungan langsung dengan tanah dan genangan air.
  • Gunakan alas penumpu dan susun dengan posisi miring jika disimpan di tempat terbuka, kemudian pakai terpal plastik sebagai penutup. Hal ini bertujuan untuk mencegah genangan air.
  • Pastikan sirkulasi udara tetap baik meskipun baja ringan ditutup terpal plastik.

***

Ternyata, beberapa hal yang dinilai sepele seperti uraian di atas dapat membuat baja ringan berkarat.

Ketika karat mulai menyerang material dan tidak segara diatasi, struktur bangunan melemah dan risiko ambruk pun meningkat.

Selain melakukan pencegahan agar permukaan baja ringan tidak mudah terkelupas dan karat terjadi, pemilihan material pun perlu dilakukan.

Pastikan untuk selalu memilih baja ringan berkualitas. Seperti yang diproduksi oleh produsen terpercaya seperti PT. Kepuh Kencana Arum yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun di industri baja ringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *