Menu Close

4 Kesalahan Fatal Penyebab Baja Ringan Ambruk

Atap Baja Ringan Ambruk

Atap baja ringan ambruk menjadi salah satu momok yang dikhawatirkan banyak orang. Walau material ini diklaim kokoh, namun ketakutan itu tetap ada.

Padahal, robohnya bangunan bangunan dengan konstruksi baja ringan tidak akan terjadi saat kesalahan-kesalahan ini bisa dihindari. Apa saja itu?

  1. Mengabaikan Gambar Kerja

Berbeda jika menggunakan kayu, konstruksi atap baja ringan biasanya menggunakan material homogen yang dirangkai menjadi sistem kesatuan atap yang kuat menopang beban.

Mengabaikan gambar kerja cukup berisiko membuat rangka atap baja ringan roboh. Sebaliknya dengan adanya gambar kerja, penjelasan lebih rinci bisa diberikan pada pelaksana. Baik berupa ukuran, ketinggian, kemiringan, jenis baja ringan, serta jumlah material yang dibutuhkan.

Gambar kerja ini mengacu pada dokumen analisis struktur yang dibuat oleh ahli struktur. Sehingga penentuan dimensi hingga jenis material yang digunakan untuk membangun atap tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

  1. Teknik Pemasangan Kuda Kuda Baja Ringan yang Salah

Kuda kuda rangka atap baja ringan adalah struktur penting, karena ikut andil dalam menopang genteng. Karenanya, jika pemasangan tidak sesuai, risiko atap ambruk semakin tinggi.

Jarak pemasangan antar kuda kuda sendiri tergantung dari jenis atap (penutup) yang digunakan, jarak bentangan, dan beban lain yang ditopang atap.

Penggunaan baja ringan untuk rangka atap harus satu jenis atau satu produk (merek) serta sangat disarankan  untuk tidak mencampur dengan profil atau merek lain. Hal ini karena setiap produk/merek mempunyai kualitas serta kekutan berbeda.

Selain itu, semakin berat bobot yang ditahan atap, seharusnya jarak kuda kuda baja ringan juga semakin pendek. Namun jika tidak ingin memperpendek jarak kuda kuda, cara yang dapat dilakukan adalah menambah ketebalan material baja ringan atau mengganti/menggunakan jenis atap (penutup) dari bahan metal dengan ukuran profil luas tetapi kokoh.

Baca juga: Atap Baja Ringan Berisik Saat Diterpa Angin Bahaya? Ini Faktanya!

  1. Dudukan Kuda kuda Rangka Atap

Kesalahan lain yang dapat meningkatkan risiko atap baja ringan ambruk adalah penggunaan dudukan pada kuda kuda rangka atap. Dalam pemasangan kuda kuda rangka atap baja ringan, posisi bottom kuda kuda harus menumpu/menempel langsung pada ring balok.

Jadi penggunaan dudukan dilarang pada pemasangan kuda kuda rangka atap baja ringan karena kekuatan tekannya menjadi kurang seimbang. Semakin lama, faktor ini akan memengarungi konstruksi dan dapat membuat rangka atap ambruk atau jatuh.

Selain bottom kuda kuda harus menempel pada ring balok, sepatu wajib menahan dari samping. Jadi, bukan duduk di atas ring balok.

Sepatu menahan kuda kuda dari samping
Sepatu menahan kuda kuda dari samping

Agar kuda kuda makin kokoh, penghitungan menggunakan software terpercaya seperti MAXIcad penting untuk dilakukan. Dengan menggunakan program/software ini, analisa struktur kuda kuda yang akan diaplikasikan untuk rangka atap bisa terhitung secara teliti serta akurat.

  1. Asal Pilih Produk Baja Ringan

Berbagai merek baja ringan menjamur di pasaran. Sebagai pengguna, penting untuk mempertimbangkan kualitas dari material. Pantang untuk memilih produk yang mutunya belum terjamin, karena hal ini berpotensi membuat bangunan ambruk.

Misalnya kualitas dari baja ringan bisa dilihat dari bahan baku (Baja Lapis Aluminium Seng) yang sudah ber-SNI, presisi, ketebalan tidak menipu, tebal coating sesuai, dan lain sebagainya.

***

Itulah empat kesalahan yang bisa memicu ambruknya rangka atap baja ringan. Selalu pastikan untuk menghindari faktor-faktor tersebut dan selalu menggunakan material baja ringan yang terjamin kualitasnya.

Seperti produk dari PT Kepuh Kencana Arum (KKA) yang telah dipercaya menyediakan stok baja ringan selama lebih dari tiga puluh tahun.

Karena kepercayaan yang diberikan masyarakat, kini KKA pun menyediakan berbagai produk berkualitas dengan brand KENCANA® hingga VIVO Baja Ringan Indonesia.

Selain itu, PT KKA juga memberikan support penghitungan struktur rangka atap secara gratis dengan menggunakan program/software MAXIcad yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI).

Penggunaan MAXIcad
Penggunaan MAXIcad

Semua produk KKA tersebut menggunakan material baja ringan dari Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS), ZINIUM® yang telah ber-SNI.

Selain SNI 4096 : 2007 (SNI material/SNI standart produk BjLAS/Baja Lapis Aluminium Seng), material yang digunakan produk KKA juga berlabel telah memiliki SNI 8399 : 2017 (SNI produk).***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!