Kebutuhan baja ringan untuk berbagai konstruksi bangunan dapat dikatakan semakin meningkat dalam beberapa tahun ini.
Karena beragam keunggulan yang dimilikinya, seperti tahan karat, lebih kokoh, hingga mudah dalam pemasangan, material tersebut menjadi pilihan masyarakat.
Bahkan, material dengan lapisan coating Aluminium, Seng, serta unsur lainnya ini mampu menggeser popularitas kayu yang sudah digunakan sejak dulu.
Namun sayangnya, sering kali untuk pemasangan baja ringan, tak sedikit yang menganggapnya sama saja seperti saat mengaplikasikan kayu untuk konstruksi bangunan.

Padahal, pemasangan kedua material tersebut tidak sama. Ketika mengaplikasikan baja ringan untuk konstruksi bangunan pun diperlukan penghitungan yang akurat. Baik itu terkait jarak kuda kuda, gording, dan reng (jika dipasang untuk atap), hingga banyaknya baut yang dibutuhkan.
Jika perhitungan dan pemasangannya dilakukan secara asal, hal ini akan meningkatkan risiko ambruknya bangunan.
Solusi untuk Meminimalisir Konstruksi Baja Ringan Ambruk

Sadar akan pentingnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemasangan baja ringan, SMKN 5 Surabaya yang sudah lama menjalin vokasi dengan PT. Kepuh Kencana Arum selaku principal produk Baja Ringan, mengadakan Uji Kompetensi Keahlian konstruksi gedung, sanitasi, dan perawatan.

Pada acara yang telah diadakan sejak tanggal 19 hingga 27 Mei 2021 tersebut, tenaga ahli / instruktur dari PT. Kepuh Kencana Arum berperan sebagai pemateri sekaligus pemberi nilai pada para siswa yang mengikuti uji kompetensi keahlian khususnya konkstrusi kuda kuda baja ringan.
Pentingnya Uji Kompetensi Keahlian
Kegiatan bertema “Uji Kompetensi Keahlian Tahun 2021: Konstruksi Gedung, Sanitasi, dan Perawatan” ini tentu memberi dampak positif, baik bagi siswa maupun perusahaan baja ringan.

Terlebih lagi setelah link dan match antara siswa dan industri baja ringan terjalin. Dimana ketika siswa lulus, diharapkan dapat mengaplikasikan kecakapan dalam membuat rangka baja ringan dengan baik dan benar.
***
Pada dasarnya, kegiatan seperti uji kompetensi keahlian dengan mendatangkan tenaga ahli dari PT. Kepuh Kencana Arum seperti yang telah dilakukan SMKN 5 Surabaya adalah langkah tepat dan merupakan tujuan dan pengaplikasian perjanjian vokasi link and match antara SMKN 5 Surabaya dengan PT. Kepuh Kencana Arum.
Khususnya agar para siswa lebih terampil serta berkompeten dalam perakitan dan pemasangan baja ringan untuk berbagai kebutuhan konstruksi bangunan.