Menu Close

Pasca Final Lomba Kreasi Baja Ringan SMKN di Jawa Timur, KENCANA Group Targetkan Adakan Kompetisi Setiap Tahun

Pemenang Lomba Kreasi Baja Ringan KENCANA Group
(Henry Alvino, Direktur PT Kepuh Kencana Arum menyerahkan hadiah untuk juara 1 lomba antar SMKN)

 

KENCANA Group gelar final Lomba Kreasi Baja Ringan SMKN di Jawa Timur pada Sabtu, 28 Mei 2022 lalu. Sebelumnya, rangkaian kompetisi kreasi baja ringan ini sudah diadakan sejak awal tahun 2022 lalu.

Digelar di Gedung KENCANA, Surabaya, terdapat beberapa finalis yang mengikuti kompetisi tersebut, yaitu SMKN 5 Surabaya, SMKN 2 Surabaya, SMKN 7 Surabaya, hingga SMKN 1 Sidoarjo.

Kompetisi pun dinilai secara adil dengan beberapa kriteria penilaian, seperti hasil karya, inovasi, kerapian, fungsional, kekompakan, dan kecepatan.

Dengan hasil karya berupa ‘RUBIN’ untuk semua finalis, akhirnya penentuan juara pertama dilakukan. Di mana di antara keempat peserta, SMKN 5 Surabaya berhasil meraih juara pertama.

Sementara itu, tujuan dari diadakannya Lomba Kreasi Baja Ringan ini bukan sekadar untuk mengadakan sebuah kompetisi. Namun juga untuk memberi edukasi sejak dini tentang produk baja ringan berkualitas.

Baca juga: Cara Memilih Produk Rangka Atap Baja Ringan

Sebelum final, serangkaian babak penyisihan dilakukan selama 3 bulan. Saat itu pun peserta terus dipantau dan perkembangannya cukup signifikan. Siswa SMK pun lebih mengerti tentang produk berkualitas itu seperti apa.

Selama babak penyisihan pun berbagai kreasi baja ringan telah dibuat oleh peserta, seperti jemuran, rak tanaman, hingga tempat duduk.

Tak berhenti sampai di situ, ke depannya kompetisi serupa akan dilakukan setiap tahun di seluruh kota di Indonesia.

Sekjen Himpunan Aplikator Indonesia (HAPI), Rico Chandra menjelaskan, edukasi baja ringan dilakukan dengan cara jemput bola. Maksudnya, pihak pelatih mendatangi sekolah-sekolah SMK untuk memberikan pelatihan. Selanjutnya, siswa diseleksi oleh sekolah untuk megikuti lomba.

Final Lomba Kreasi Baja Ringan
Final Lomba Kreasi Baja Ringan (dok. KENCANA Group)

Terdapat 24 SMKN di Jawa Timur yang mengikuti program ini. Sementara yang berhasil lolos hingga babak final ada 4 sekolah, diantanya SMKN 2 Surabaya, SMKN 5 Surabaya, SMKN 7 Surabaya dan SMKN 1 Sidoarjo.

Dari 4 SMKN ini ( 1 group terdapat 5 orang siswa), kemudian diambil 2 group pada masing-masing sekolah untuk mengikuti final antar SMKN tersebut.

Adapun para siswa yang sudah mengikuti pelatihan baja ringan akan mendapat sertifikasi pelatihan yang dapat digunakan sebagai modal untuk bekerja. “Kalau mereka meningkatkan lagi, mereka bisa lanjutkan sertifikasi dengan BNSP,” kata Rico dikutip dari laman iNewsSurabaya.

Keberhasilan kompetisi tersebut pun akan dijadikan pilot project ke wilayah lain di Indonesia. Tujuanya agar siswa SMK tahu bahwa bahan bangunan yang bagus juga perlu diimplementasikan dengan cara tepat.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Kurikulum SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Mudianto menyebut bahwa Lomba Kreasi Baja Ringan yang dihelat oleh KENCANA Group ini merupakan bentuk nyata kerjasama antara industri dan SMK.

Di mana hal tersebut sesuai dengan orientasi pemerintah, bahwa lulusan SMK bisa bekerja, termasuk melanjutkan pendidikan atau berwirausaha.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *